
Menghabiskan waktu berbuka dengan menonton TV atau berkumpul dengan keluarga memang menyenangkan tapi menghabiskan waktu memburu senja itu bagiku lebih menyenangkan. Apalagi ketika bisa membagikan kepuasanku dalam bentuk tulisan. Bukankah menyenangkan orang lain itu tidak egois? Cerita kali ini akan aku mulai dari persinggahanku di pelabuhan Kalbut. Tempatnya menyenangkan karena aku bisa menikmati indahnya matahari terbenam di ujung dermaga. Memanjakan mata melihat kapal-kapal yang berjajar rapi di pelabuhan. Dari kapal patroli polisi ukuran kecil dan sedang. Kapal bermotor milik nelayan yang digunakan untuk melaut dan kapal penumpang yang digunakan untuk melayani rute khusus kepulauan Madura. Dari yang terlihat, ada juga kapal motor penumpang ukuran sedang yang bertuliskan hibah dari pemerintah.
Sore itu (Sabtu, 02/05/20) aku diajak Ariyanda, calon adik ipar, jalan-jalan ke pelabuhan Kalbut. Sebuah pelabuhan di kecamatan Mangaran, desa Semiring, Kabupaten Situbondo. Kata dia, yang menarik dari pelabuhan ini adalah proses bongkar muatnya. Hewan ternak seperti Sapi dan Kambing yang datang dari Madura akan turun di pelabuhan ini. Karena kapal-kapal tidak bisa merapat di dermaga maka sapi akan diturunkan ke laut lalu akan ditarik dengan tali yang sebelumnya sudah di kaitkan ke sapi tersebut. Biasanya aktivitas bongkar muat seperti ini terjadi di hari Selasa atau Rabu, satu minggu sekali. Tidak hanya bongkar muat, perjalanan di pulau seberang juga bisa lewat pelabuhan ini. Terdapat 2 kapal hibah dari kementerian kelautan yang melayani rute khusus kepulauan Madura, seperti Kangean, Sepundi, dan Raas. Dari yang aku lihat, bahkan kapal penumpang bantuan pemerintah ini terdapat fasilitas seperti AC. Dari yang tertulis di pelampung kapal, inspeksi terakhir adalah bulan Juli 2019. Artinya kapal secara rutin dilakukan perawatan dan inspeksi terhadap alat-alat keselamatannya.
Tidak ada bongkar muat maupun perjalanan menuju kepulauan Madura bukan berarti pelabuhan sepi. Memang tidak seramai biasanya karena pandemi Korona tapi masih ada saja orang yang memancing ikan di dermaga atau hanya berburu senja seperti aku. Deretan kapal yang bertengger manja di dermaga dengan background matahari tenggelam adalah daya tawar lain dari pelabuhan ini. Jika saja menara pengawas untuk bisa dinaiki pengunjung untuk menikmati pemandangan laut atau tempat khusus bagi pemancing atau bahkan ada tempat makan yang nyaman, aku yakin pengunjung akan meningkat dan pelabuhan Kalbut akan menjadi destinasi wisata baru.
Komentar
Posting Komentar