Langsung ke konten utama

Istri Nangis, What Will You do?


Ada banyak hal baru yang bisa kamu temukan ketika sudah berumah tangga. Saling menjaga emosional adalah salah satunya. Tidak jarang pertengkaran sering terjadi dan ini adalah hal yang normal. Kalau kata orang tua, pertengkaran rumah tangga adalah bumbu dalam sebuah hubungan. Tapi Anda juga harus paham bahwa niscaya seorang suami bisa menang di medan pertengkaran. Ada wejangan yang mengatakan jika mengalah artinya menang. It means jika Anda tidak mengalah justru kalah. Pasal satu mengatakan bahwa istri itu tidak pernah salah. Pasal dua jika istri salah maka kembali lagi ke pasal satu.

 

Selain berbagai petuah dan pasal yang mengindikasikan bahwa istri adalah the mighties creature in this universe, istri juga punya senjata terhebat. Senjata ini sering digunakan ketika dia merasa terdesak. Thor mempunyai strombreaker, Ironman mempunyai iron suit maka wanita mempunyai air mata. Jika dia sudah mengeluarkan ini maka ini adalah hal-hal yang biasanya aku lakukan.

 

1.      Alihkan Pembicaraan

Wanita yang sedang menangis niscaya bisa Anda ajak bicara. Sulit bagi mereka untuk mendengarkan percakapan yang logis apalagi manis. Cara satu-satunya supaya wanita bisa menanggapi ucapan anda adalah alihkan pembicaraan. Misal, ingatkan kepada hal-hal yang mungkin dia lupakan. “Kompor sudah dimatikan apa belum?”, “Abi tadi telfon kamu sudah telfon balik?”, “Hujan deres, jemuran udah diambil apa belum?” Itu adalah contoh topik bahasan yang biasa aku gunakan supaya dia bisa membendung atau minimal menunda tangisnya. Mungkin sebagian dari kalian bertanya, kenapa enggak diberi reward saja jika dia berhenti menangis? Jawabannya adalah efeknya bisa berkepanjangan. Memberi reward pada istri yang sedang menangis setara seperti efek nikotin pada rokok. Bisa menyebabkan efek kecanduan yang akut. Repot kalau istrinya sering menangis. Dompet lama-lama bisa tepos.

2.      Buat Lelucon

Ini jarang aku lakukan tapi kadang berhasil. Biasanya aku membuat lelucon yang relate dengan sumber masalah yang membuat dia menangis. Jika dia menangis karena sedang galau maka aku akan bikin lelucon yang relate sama kegalauan dia. Misal, “kalau ada masalah itu jangan dipikir sendiri yank, dipikir bareng-bareng. Nanti aku bantu mikir, kalo gak bisa ya nanti ngajak Pak RT, Pak RW sama ngajak tetangga.”, “Kalau punya masalah yang berat jangan ditimbang yank, enggak bakalan laku”. Membuat lelucon seperti itu memang enggak mudah tapi patut untuk dicoba. Apalagi kalau Anda penggemar stand up commedy, materi-materi seperti ini akan banyak relatenya

3.      Mimicking

Ini adalah trik ampuh yang sering aku gunakan. Jika dia mulai menangis keras maka aku juga menangis keras tapi nanti diakhir tangis aku sambil ketawa. Aku tirukan saja semirip mungkin dengan tangisnya. Trik ini berhasil membuat istri aku berangsur-angsur tidak menangis. Meski kadang-kadang dia tambah keras atau tambah sebal karena aku malah bercanda. Jika sudah mulai reda tangisnya, baru aku alihkan ke pembicaraan lain.

 

Trik diatas biasa aku lakukan jika istri mulai menangis. Kalian bisa mencoba salah satu atau mengkombinasikannya. Improvisasi adalah kuncinya. Aku biasa membiarkan istri menangis sekedarnya dan jika aku pikir sudah berkepanjangan maka akan aku gunaan trik ini. Tangis juga bagian dari hidup tapi tangis tidak menyelesaikan masalah, itu tandasku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Kebiasaan Baru: Istri Situbondo

Situbondo adalah Kota kelahiran Irma Anggrayni (istri). Kota yang mempunyai julukan kota santri ini cukup asing buatku karena adat, kebiasaan, bahasa yang berbeda dengan Solo maupun Jember. Meskipun sudah lama mengenal Irma tapi ternyata ketika berumah tangga / tinggal serumah ada saja hal-hal baru yang aku temukan. Hari ini (ketika pesta ikan bersama "Sulap") aku menyadari bahwa ternyata ada kebiasaan baru yang selama ini aku tidak sadari. Berikut adalah 5 kebiasaan baruku mempunyai Istri orang Situbondo.   1. Telo’ lemma Telo’ lemma adalah sebutan bagi penutur bahasa Madura yang secara harfiah berarti 35. Arti sebenarnya aku juga tidak tahu juga sih. Mengingat Irma (istri) adalah orang Situbondo maka sudah menjadi hal yang biasa ketika istri bernyanyi (ngomel) telok lemanya keluar. Dia seraing kali menggunakan bahasa madura dibandingkan bahasa Indonesia.   2. *do tinggi Telok lema cenderung bernada tinggi ketika berbicara. Menggunakan nada tinggi tapi bukan bert...

Kode Tuhan di Jumat Pagi

Lewat masjid dekat rumah. Jarum jam bahkan belum menunjukan pukul 8. Sudah ada serombongan bapak-bapak memakai pakaian gamis, bersarung dan bersongkok. Aku sapa. Aku yakin mereka merapat ke masjid. Entah sekedar bersih-bersih atau sambil berdzikir sambil menunggu waktu sholat jumat. Ada saja cara Tuhan memberi kode kepada umatnya lewat umatnya yang lain. Kenakanlah pakaian terbaik di ibadah sholat jumat & datanglah diawal waktu. Dari serombongan orang tersebut aku jadi ingat bahwa hari ini adalah hari Jumat. Hari dimana waktu dzuhur para muslim akan memenuhi masjid.   Barusan dari toilet umum. Aku isi bak airnya karena tadinya kosong. Air yang mengalir sangat kecil. Aku tunggu sampai penuh. Cukup lama tapi tak apa. Hitung saja aku memudahkan hajat orang yang nanti akan memakai toilet setelahku. Ternyata sekedar menyalakan keran air cukup berat bagi sebagian orang. Jumat pagi. Ada saja cara tuhan untuk memberi kode kepada umatnya untuk mengais pahala sebanyak mungkin dihari ...

Titik Kemacetan

Tidak bisa dipungkiri bahwa salah satu masalah yang perlu ditindaklanjuti di Jember adalah masalah kemacetan. Masalah tersebut dirasa semakin lama semakin parah saja karena pemerintah daerah seperti menutup mata atas masalah kemacetan tersebut. Kalaupun ada penanganan itupun hanya sebatas penempatan anggota polisi dibeberapa titik kemacetan. Pada dasarnya titik kemacetan yang lumayan parah dan setiap hari selalu terjadi adalah di lingkungan sekolah yang dekat dengan jalan raya. Sebenarnya yang perlu ditinjau ulang adalah bagaimana sebenarnya tata kota / rencana dasar kota yang apakah kurang tepat sehingga menyebabkan kemacetan yang parah.   Kemacetan di lingkungan sekolah adalah masalah seharusnya segera ditangani dan segera di tindak lanjuti oleh pemerintah daerah maupun sekolah. Beberapa sekolah atau mungkin lebih dari 80% sekolah berada dipusat kota jember dan hal itu yang menyebabkan kemacetan cukup parah. Entah disengaja maupun tidak tetapi selama kurang lebih satu tahun i...